Kerentanan Probabilistik Lahan Sawah yang Beralih Fungsi di Kawasan Perkotaan Mamminasata

Perkembangan kawasan perkotaan membawa perubahan signifikan terhadap pemanfaatan lahan, termasuk beralih fungsinya lahan sawah menjadi kawasan permukiman dan aktivitas perkotaan. Kondisi tersebut menjadi perhatian penting dalam pengelolaan wilayah perkotaan yang berkelanjutan.

Kajian berjudul “Probabilistic Vulnerability Analysis of Converted Rice Fields in the Mamminasata Urban Area” membahas analisis kerentanan pada lahan sawah yang telah mengalami konversi di kawasan perkotaan Mamminasata.

Penelitian ini ditulis oleh Ahmad Firman Ashari, Risma Neswati, dan Samsu Arif dan diterbitkan dalam Asia-Pacific Journal of Regional Science, Volume 10, Nomor 31, tahun 2026.

Melalui pendekatan probabilistik, penelitian ini memberikan perspektif mengenai tingkat kerentanan yang dapat muncul akibat perubahan fungsi lahan sawah di kawasan perkotaan. Kajian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perencanaan tata ruang, perlindungan lahan pertanian, serta pengambilan kebijakan pembangunan perkotaan yang lebih berkelanjutan.

Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)

Kajian ini memiliki keterkaitan dengan beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 2 – Zero Hunger, melalui perhatian terhadap keberlanjutan lahan pertanian dan kapasitas produksi pangan.
  • SDG 11 – Sustainable Cities and Communities, melalui penguatan perencanaan dan pengelolaan kawasan perkotaan yang berkelanjutan.
  • SDG 12 – Responsible Consumption and Production, melalui pengelolaan sumber daya lahan secara lebih bertanggung jawab.
  • SDG 15 – Life on Land, melalui upaya memahami dan mengantisipasi dampak perubahan penggunaan lahan terhadap keberlanjutan ekosistem daratan.

Bagian dari Thematic Research Group

Penelitian ini merupakan bagian dari Thematic Research Group (TRG) “Sub Optimal Lahan Pertanian”, yang berfokus pada kajian mengenai kondisi, pemanfaatan, kerentanan, dan pengelolaan lahan pertanian suboptimal dalam mendukung pembangunan pertanian dan wilayah yang berkelanjutan.

Melalui penelitian berbasis bukti dan pendekatan ilmiah, TRG ini berupaya menghasilkan pengetahuan dan rekomendasi yang dapat mendukung optimalisasi sumber daya lahan, ketahanan pangan, serta perencanaan wilayah yang adaptif terhadap perubahan lingkungan dan perkembangan perkotaan.

Kajian tentang kerentanan lahan sawah yang mengalami konversi di kawasan Mamminasata menjadi salah satu kontribusi penting dalam memahami tantangan pengelolaan lahan pertanian di tengah tekanan urbanisasi.

Sumber: Asia-Pacific Journal of Regional Science, Volume 10, Issue 31 (2026).